Rapat E-KSP SMK Se-Kabupaten Banyuwangi Satukan Visi Pengembangan Kurikulum di SMK Muhammadiyah 5 Srono
Banyuwangi, Rabu, 15 Juli 2026 – SMK Muhammadiyah 5 Srono (SMK MULIA) menjadi tuan rumah pelaksanaan Rapat E-KSP (Elektronik Kurikulum Satuan Pendidikan) SMK se-Kabupaten Banyuwangi Tahun Pelajaran 2026/2027. Kegiatan ini dihadiri oleh kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, serta tim pengembang kurikulum dari berbagai SMK di Kabupaten Banyuwangi sebagai bentuk komitmen bersama dalam menyusun dan menyelaraskan Kurikulum Satuan Pendidikan (KSP) yang berkualitas, adaptif, dan sesuai dengan kebutuhan dunia pendidikan maupun dunia kerja.
Mengusung tema "Pengembangan Kurikulum Satuan Pendidikan: Menyatukan Visi dan Arah", kegiatan ini menjadi momentum penting bagi seluruh satuan pendidikan untuk menyamakan persepsi dalam penyusunan kurikulum yang selaras dengan kebijakan pemerintah serta kebutuhan peserta didik di era transformasi pendidikan.
Bertempat di Aula SMK Muhammadiyah 5 Srono, rapat berlangsung dengan penuh semangat kolaborasi. Para peserta berdiskusi mengenai penyusunan dokumen Kurikulum Satuan Pendidikan Tahun Pelajaran 2026/2027, penguatan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, integrasi karakter, literasi, numerasi, serta peningkatan kompetensi yang relevan dengan perkembangan dunia usaha dan dunia industri (DUDI).
Dalam sambutannya, Kepala SMK Muhammadiyah 5 Srono, Muhlas Effedi, S.T., yang juga menjabat sebagai Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK Kabupaten Banyuwangi, menyampaikan bahwa kurikulum bukan sekadar dokumen administratif, melainkan arah dan pedoman utama dalam membangun kualitas pendidikan.
"Kurikulum adalah kompas bagi sekolah. Oleh karena itu, seluruh SMK di Banyuwangi harus memiliki visi yang sama dalam mencetak lulusan yang berkarakter, kompeten, adaptif terhadap perubahan, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan. Melalui forum E-KSP ini, kita menyatukan langkah, menyelaraskan arah, dan saling menguatkan agar kualitas pendidikan vokasi di Banyuwangi semakin maju," ujar Muhlas Effedi, S.T.
Beliau juga mengajak seluruh kepala sekolah dan tim kurikulum untuk terus membangun budaya kolaborasi, berbagi praktik baik, serta meningkatkan mutu pendidikan melalui pengembangan kurikulum yang inovatif dan sesuai dengan karakteristik masing-masing sekolah tanpa meninggalkan standar nasional pendidikan.
Rapat E-KSP ini diharapkan menghasilkan dokumen Kurikulum Satuan Pendidikan yang tidak hanya memenuhi regulasi, tetapi juga mampu menjawab tantangan perkembangan teknologi, kebutuhan industri, dan tuntutan kompetensi abad ke-21. Kesamaan visi antar sekolah diyakini akan memperkuat kualitas pendidikan vokasi di Kabupaten Banyuwangi sehingga mampu mencetak lulusan yang unggul, berdaya saing, dan siap berkontribusi bagi pembangunan daerah maupun nasional.
Melalui terselenggaranya kegiatan ini, SMK Muhammadiyah 5 Srono kembali menunjukkan komitmennya sebagai salah satu sekolah vokasi yang aktif mendukung peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Banyuwangi. Sinergi antara MKKS, satuan pendidikan, dan seluruh pemangku kepentingan diharapkan terus terjalin untuk mewujudkan pendidikan vokasi yang semakin berkualitas, relevan, dan berorientasi pada masa depan.